Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Dewata Eka Putra (dua kanan) saat mendaftar sebagai bakal cabup ke Partai Gerindra Bantul, Senin (25/11/2019).
Harianjogja.com, BANTUL-Pengusaha asal Bantul, Dewata Eka Putra memantapkan diri maju dalam pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) Bantul 2020 mendatang, dengan melamar melalui Partai Gerindra.
Dengan mengendarai vespa, Dewata datang ke kantor Dewan Pimpinan Cabang (DCP) Gerindra untuk menyerahkan formulir pendaftaran, Senin (25/11/2019) siang. Puluhan sukarelawan dari komunitas vespa dan trail juga turut menyerati proses pendaftaran ketua Ikatan Off-Road Federation (IOF) DIY ini.
Dewata mengatakan pendaftaran yang dia lakukan sebagai bagian dari mekanisme pencalonan yang harus dia ikuti. Sejauh ini diakuinya bau Gerindra yang sudah membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati terbuka. Namun tidak menutup kemungkinan jika partai lainnya juga membuka pendaftaran secara terbuka akan dia ikuti.
Dalam lamarannya ke Gerindra ia mengajukan sebagai calon bupati, namun Dewata mengaku realistis dan akan mengikuti arahan partai dimanapun dia ditempatkan jika diambil sebagai bakal calon, “Saya realistis. Akan melihat situasi di lapangan. Kedua posisi siap,” kata Dewata, saat ditemui seusai menyerahkan formulir pendaftaran kepada tim penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati di DPC Gerindra.
Selain Gerindra, pihaknya juga menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik. Namun komunikasinya belum mengerucut pada dukungan. Ia akan mengikuti mekanisme partai dalam proses pencalonan ini. Meski mengikuti mekanisme partai, namun Dewata belum berencana untuk menjadi bagian dari kader salah satu partai.
Pemilik Pujha Fashion ini mengungkapkan niatnya maju dalam pilkada Bantul karena ingin menjadi bagian dari perubahan bumi Projotamansari dan mensejahterakan masyarakat, “Saya punya motto Mbangun Ndeso Noto Kuto, “Ingin menghadirkan kesejahteraan yang merata. “Desanya kita bangun, dan kota kita bangun,” ujar Dewata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Thailand wajib menang minimal tiga gol atas Vietnam pada final leg kedua Piala AFF 2026 untuk membalikkan agregat dan merebut gelar.
Ghost in the Cell karya Joko Anwar dikaitkan warganet dengan karhutla Kalimantan yang mencapai 750 hotspot pada 17–19 Agustus 2026.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel menyoroti persaingan internal skuad yang mulai menurun jelang kompetisi resmi bergulir.
Ruben Onsu dijadwalkan diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian korban mencapai Rp3,5 miliar.
Pemain aktif dan mantan pemain mendesak perubahan di FIFA di tengah tekanan terhadap Gianni Infantino dan kontroversi FFE.